Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Airport Health Center di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan mengapresiasi pelaksanaan Tes Covid-19. (libassonline)

Jakarta, Libassonline.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Airport Health Center di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan mengapresiasi pelaksanaan Tes Covid-19.

Menhub tiba sekitar pukul 08.00 WIB di Airport Health Center Terminal 2 di Stasiun Skytrain untuk meninjau proses tes Covid-19 calon penumpang pesawat.

Dari Terminal 2, Menhub kemudian menuju Airport Health Center Terminal 3 di SMMILE Center untuk melihat proses yang sama.

“Saya mengapresiasi cukup banyaknya lokasi tes Covid-19 yang tersebar di delapan titik di Bandara Soekarno-Hatta, serta tiga alternatif yang dapat dipilih calon penumpang pesawat untuk melakukan tes yaitu pre-order service, drive thru service dan walk in service, sehingga pelaksanaan tes dapat terdistribusi dengan baik,” urai Menhub.

Apa yang dilakukan Angkasa Pura II bersama KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan) dan TNI/Polri berjalan dengan baik untuk menjaga protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami meminta Angkasa Pura II secara konsisten meningkatkan layanan agar tidak terjadi antrean,” ujar Menhub.

Dia menuturkan, bagi calon penumpang yang diketahui hasil tesnya positif setelah diperiksa di Airport Health Center maka dapat melakukan pengembalian tiket.

“Ada beberapa yang dinyatakan positif, kami perlakukan dengan baik, maka perjalanan tidak bisa dilanjutkan. Yang bersangkutan dapat melakukan reschedule perjalanan atau mendapatkan refund dengan harga sesuai yang dibayar,” ungkap dia.

Di tempat yang sama, President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, jika diketahui terdapat calon penumpang pesawat dengan hasil tes positif maka yang bersangkutan akan diarahkan untuk menuju ruang isolasi/ruang kesehatan.

“Ketika diketahui hasil rapid test antigen dari calon penumpang pesawat adalah positif, maka paling pertama dilakukan adalah membawa yang bersangkutan keluar dari Airport Health Center untuk diarahkan ke ruang isolasi/ruang kesehatan,” tutur Awaluddin.

Kemudian, koordinasi akan dilakukan dengan pihak terkait lainnya. Calon penumpang bersangkutan tidak diperkenankan untuk melakukan penerbangan.

Setelah itu, dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan di area Airport Health Center.

Awaluddin mengatakan peran Airport Health Center cukup vital dalam turut serta mendukung pelaksanaan pengetesan Covid-19 di mana segmennya adalah untuk calon penumpang pesawat.

Airport Health Center di bandara-bandara PT Angkasa Pura II, ternasuk di Bandara Soekarno-Hatta, dikelola secara profesional oleh mitra yang memiliki kompetensi yaitu Kimia Farma dan Indofarma.

Fasilitas di Airport Health Center pun memenuhi standar yang ditetapkan, seperti standar ruangan pengambilan sampel, serta penggunaan alat rapid test dan PCR test yang hanya telah mendapat izin edar dari pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: