Kepala BNN Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose (tiga kanan depan) dalam kegiatan pengungkapan kasus dan pemusnahan narkotika di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (8/1/2021). (libassonline)

Jakarta, Libassonline.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap 5 orang pelaku berini sial T, OC, UP, MS dan MG. Kelima pelaku, (4 pria dan 1 wanita) ditangkap di Kampung Permata alias Kampung Ambon pada 20 Desember 2019 lalu. Dalam penangkapan tersebut aset milik bandar, MG sejumlah Rp 25,52 miliar disita.

“Disita aset bandar narkoba MG senilai Rp25,52 miliar, suatu angka yang fantastis,” ujar Kepala BNN Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (8/1/2021).

Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, selain menyita aset uang milik MG, BNN juga berhasil nenyita dan mengamankan barang bukti berupa 15,22 kilogram ganja, 5,8 kilogram Sabu, dan 248 butir ekstasi.

Kelima pelaku tersebut, dikatakan Petrus, berinisial T, OC, UP, MS, dan MG.

“Barang bukti yang disita berupa 15,22 kilogram ganja; 5,8 kilogram Sabu; 248 butir ekstasi. Kami juga menyita aset bandar narkoba MG senilai Rp25,52 miliar,” tambahnya.

Aset tersebut, dikatakan Petrus, satu di antaranya berupa delapan mobil yang ditempatkan di lapangan kantor BNN.

“Sementara ini, kami juga lakukan penyidikan berkaitan dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, BNN juga melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 73,76 kg dan 9.980 butir ekstasi, hasil dari pengungkapan tiga kasus, masing-masing di Riau, Batam, dan Sumatera Utara pada bulan November 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: