ilustrasi – pelecehan seksual (libassonline.com)

Bengkulu (libassonline.com | bit.ly/libasnews) – Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bengkulu Komisaris Besar (Kombes) Polisi Sudarno mengatakan kasus itu terungkap setelah ibu korban melaporkan ulah NO ke Mapolres Bengkulu Tengah pada akhir Februari 2021 lalu.

“Pelaku sudah ditangkap oleh tim opsnal Polres Bengkulu Tengah dan sudah ditetapkan tersangka. Saat ini dia ditahan di Mapolres untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” kata Sudarno di Bengkulu, Kamis.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Tengah, Bengkulu, menjerat tersangka NO dengan Pasal 286 KUHP yang memiliki ancaman hukuman 15 tahun penjara karena kasus pelecehan seksual terhadap anak kandungnya sendiri yang berusia 15 tahun .

Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Perbuatan itu diakui tersangka sudah dilakukannya sebanyak tiga kali sejak akhir tahun 2020 lalu di rumahnya sendiri.

“Jadi setelah berpisah dengan istrinya korban ini tinggal bersama tersangka. Karena tidak tahan korban melaporkan hal itu ke ibunya dan ibunya membuat laporan ke polisi,” jelas Sudarno.

Sudarno menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tersangka NO mengaku tega melakukan pelecehan terhadap putri kandungnya sendiri karena sudah lama berpisah dengan istrinya.

Sudarno mengimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak remaja putri untuk lebih melakukan pengawasan, mengingat akhir-akhir ini kerap terjadi kasus kekerasan seksual terhadap anak di Bengkulu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: