facebook logo (libassonline.com)

Jakarta (libassonline.com | bit.ly/libasnews) – “Dengan berlatih menggunakan video yang tersedia untuk publik yang berasal dari setiap negara dan ratusan bahasa, bukan hanya untuk memperbaiki akurasi sistem AI kami, namun, juga adaptasi terhadap dunia yang bergerak cepat dan mengenali nuansa dan isyarat visual dari berbagai budaya dan wilayah,” kata Facebook, dikutip dari laman Cnet, Minggu.

Facebook mengumumkan proyek bernama Learning from Videos untuk melatih kecerdasan buatan menggunakan video publik yang diunggah ke media sosial tersebut.

Menurut Facebook, percobaan dengan latihan mandiri AI mampu memperbaiki fitur-fitur seperti auto-caption dan menandai ujaran kebencian.

Dalam enam bulan mengerjakan pelatihan seperti itu, Facebook bisa menerapkan AI untuk sistem rekomendasi di Instagram Reels.

Facebook menyatakan latihan AI seperti itu sebelumnya membantu mereka memperbaiki pengenalan suara dan computer vision di sistem mereka.

Melalui latihan, AI akan bisa mengenali bukan hanya lagu ulang tahun, tapi, juga lilin, kue dan orang yang bernyanyi.

Facebook mencontohkan latihan tersebut akan berdampak pada pencarian yang lebih spesifik di platform mereka, misalnya untuk kata kunci “menyanyikan lagu ulang tahun untuk nenek”.

Sistem artificial intelligence atau kecerdasan buatan dilatih secara mandiri menggunakan video publik agar bisa mengenali berbagai aspek yang diperlukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: