Kapal penyeberangan di Pelabuhan ASDP Penajam-Paser, pintu gerbang selatan dari calon ibu kota baru Indonesia, Selasa (15/6/2021). (libassonline)

Jakarta, libassonline.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (TSDP) di Bali, Kamis (17/6/2021).

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Marta Hardisarwono mengatakan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 122 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan dan deklarasi kesiapan pelaksanaan pada tanggal 1 Juni 2021.

“Sebelumnya pembinaan transportasi penyeberangan untuk fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, namun kini beralih dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat,” kata Marta Hardisarwono dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.

Marta Hardisarwono mengatakan pihaknya memerlukan koordinasi lebih lanjut dalam rangka penguatan komitmen bersama serta visi dan misi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran TSDP.

“Perlu diketahui juga bahwa TSDP hadir sebagai salah satu moda transportasi yang memiliki keunggulan lebih ekonomis, ramah lingkungan, serta dapat membuka akses untuk daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan),” ujar Marta.

Ia beranggapan bahwa peran transportasi SDP sangat penting dalam menggerakkan dinamika pembangunan dan transportasi.

“Saya berharap sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik, lancar serta menjadi sarana diskusi dan pembelajaran yang baik untuk memantapkan pelaksanaan tugas dan fungsi keselamatan dan keamanan pelayaran transportasi sungai, danau, dan penyeberangan,” katanya.

Turut hadir dalam sosialisasi ini Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Cucu Mulyana, Kepala Bagian Kepegawaian Setditjen Hubdat Dadan M Ramdan, serta sejumlah narasumber seperti perwakilan Kementerian PANRB Ario Wiriandhi, Inspektur Investigasi Wahyu Adji Herpriarsono, Asisten Deputi Infrastruktur Konektivitas Rusli Rahim, dan Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Hermanta.

Materi yang dibahas dalam sosialisasi ini meliputi Organisasi dan Kelembagaan SDP yang ideal setelah penambahan tugas dan fungsi (Tusi) keselamatan dan Struktur Anggaran Pelabuhan SDP yang ideal. Serta diskusi panel terkait pelaksanaan Tusi sesuai ketentuan prosedur, penataan regulasi untuk TSDP, Sinergitas dan Pemantapan Implementasi Pelaksanaan Tusi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran SDP. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *