Kepala KSOP Kelas III Sunda Kelapa Capt Roni Fahmi Saat Memberikan Sambutan diacara kegiatan bimbingan teknis dan evaluasi penerapan inaportnet di Hotel Grand Orchard – Kemayoran – Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021). (libassonline)

Jakarta, libassonline.com – Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa gelar bimbingan teknis dan evaluasi penerapan inaportnet bertempat di Hotel Grand Orchard – Kemayoran – Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021).

Acara bimbingan teknis dan evaluasi penerapan inaportnet dibuka langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas III Sunda Kelapa Capt Roni Fahmi dan dihadiri General Manager PT. Pelindo II (Persero) Cabang Sunda Kelapa Kurnia Jaya, Ketua dan Pengurus asosiasi dari INSA, APBMI, ISAA, ATRINDO, Pelayaran Rakyat, Himpunan Nelayan Indonesia, perwakilan perushaan pelayaran dan jajaran pegawai KSOP Kelas III Sunda Kelapa.

Kepala KSOP Kelas III Sunda kelapa Capt Roni Fahmi saat pembukaan dalam sambutannya mengatakan kegiatan Bimtek dan evaluasi penerapan inaportnet ini sangat penting dilaksanakan. Hal ini, menjadi evaluasi dalam rangka menjamin kelancaran dan transparansi operasional pelayanan kapal dan barang di pelabuhan. Karena telah dibuat suatu acuan standar pelayanan penerapan inaportnet sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Nomor SE 9 Tahun 2020.

Menurut Capt Roni, bimbingan teknis ini, adalah untuk mengevaluasi kegiatan dipelabuhan terkait penerapan berdasarkan satuan waktu. Untuk menyelesaikan suatu tahapan dalam pelayanan mulai dari kedatangan kapal, kegiatan bongkar muat sampai dengan keberangkatan kapal.

“Karena dalam pelaksanaannya, inaportnet diwajibkan untuk mengklasifikasikan dan mengelompokkan kegiatan dan diwajibkan untuk menyimpan, mengolah dan menyajikan data/informasi yang update kepada pengguna jasa,”ungkapnya.

Kegiatan bimbingan teknis dan evaluasi penerapan inaportnet di pelabuhan Sunda di Hotel Grand Orchard – Kemayoran – Jakarta Pusat, Kamis (17/6/2021). (libassonline)

Capt Roni menjelaskan tata kelola regulator yang baik di pelabuhan adalah dapat mengerti dan melayani kebutuhan pengguna jasa melalui pengelolaan sistem inaportnet lancar tanpa adanya penyimpangan dan penyalahgunaan. Karena penggunaan dan pelaksanaan sistem inaportnet ini lebih baik dan harus transparansi terhadap pelayanan jasa kepelabuhanan.

“Kami berharap pelaksanaan Bimtek seperti ini, kedepannya dapat dilanjutkan sebagai sarana evaluasi sekaligus ajang koordinasi dengan operator inaportnet di Pelindo dan perusahaan pelayaran,”tutupnya..

Nara sumber kegiatan Bimtek inaportnet tersebut dari lingkungan KSOP Kelas III Sunda Kelapa yakni Kasie LALA , Capt.Leonard N Siahaan, Kasie KBPP.Capt.Sugeng Prihanto, dan IPC Cabang Sunda Kelapa. Acara ini diakhiri dengan foto bersama dengan para peserta bimbingan teknis.

Kasubbag Tata Usaha KSOP Kelas III Sunda Kelapa Sugiyono dalam juga menyampaikan laporannya terkait penggunaan mata anggaran kegiatan sosialisasi KSOP Kelas III Sunda Kelapa.

Acara ini dilaksanakan dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan sangat ketat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan berupa Ge-Nose baik terhadap panitia dan peserta bimbingan teknis. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: