Petugas bersiaga di atas perahu saat meresmikan sodetan Kali CIliwung di Jakarta, Senin (31/7/2023). Sodetan Kali Ciliwung yang memakan waktu pengerjaan hampir 11 tahun itu diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda Jakarta. Libassonline.com
Petugas bersiaga di atas perahu saat meresmikan sodetan Kali CIliwung di Jakarta, Senin (31/7/2023). Sodetan Kali Ciliwung yang memakan waktu pengerjaan hampir 11 tahun itu diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda Jakarta. Libassonline.com

Jakarta (Libassonline.com) – Anggota DPRD DKI Jakarta William A. Sarana menyebut Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memiliki peran penting untuk memaksimalkan Sodetan Ciliwung dalam upaya mengatasi persoalan banjir di Jakarta.

“Diperlukan sinergi antara gubernur selaku pimpinan daerah dengan pemerintah pusat, khususnya Presiden untuk mengatur kebijakan antar provinsi nantinya,” kata William di Jakarta, Selasa.

Menurut William dalam mengurus DKI Jakarta yang begitu kompleks tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada Gubernur melainkan harus melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat karena berkaitan dengan kota-kota sekitar seperti Bogor.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi langkah cepat Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono yang telah menyelesaikan proyek Sodetan Ciliwung.

“Ini jadi pembelajaran, kita mengapresiasi Pak Heru sebagai Gubernur DKI tegak lurus kepada Presiden Jokowi,” ucapnya.

Dia menuturkan Gubernur DKI Jakarta bertugas membebaskan lahan dan Presiden melalui Kementerian PUPR melakukan normalisasi, sehingga jika ada kepentingan yang bertentangan maka proses tersebut akan terhenti (mangkrak).

Sementara, anggota DPRD DKI Jakarta Mujiyono memprediksi warga di enam kelurahan kawasan Duren Sawit, Jatinegara dan Kramat Jati yang akan merasakan manfaat Sodetan Ciliwung, dalam artian wilayahnya tidak lagi kebanjiran.

“Sebanyak enam kelurahan, kami perkirakan tidak banjir lagi,” kata Mujiyono saat dihubungi terkait dengan peresmian Sodetan Ciliwung oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin.

Ia juga tidak mempermasalahkan pihak yang terlebih dahulu menginisiasi program itu lantaran yang terpenting bisa dengan cepat mengatasi persoalan banjir.

“Kan harus berkesinambungan, yang baik diteruskan dan kurang baik diperbaiki,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya mengingatkan pemerintah untuk segera mengatasi permasalahan ganti rugi tanah maupun pembebasan lahan pada kawasan tersebut.

“Urusan tanah itu ada di Komisi A DPRD DKI. Kita banyak terima aduan, sampai bingung. Jadi, memang persoalan tanah itu menjadi penghambat,” katanya.

Sodetan Kali Ciliwung merupakan proyek Presiden Joko Widodo saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI pada 2012.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: