Banjir merendam sepanjang jalan Kapuk Muara. Banyak warga yang memilih bertahan di rumah daripada mengungsi. (libassonline)

Jakarta, libassonline.com – Banjir yang merendam Jalan Kapuk Raya, Penjaringan, Jakarta Utara mulai Sabtu (20/2/2021). Jalan alternatif menuju Cengkareng dan Kamal Muara itu pun lumpuh.

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Jakarta Utara, dengan adanya hujan ini membuat Kali Angke meluap hingga membuat permukiman warga RW 01, Kapuk Muara menjadi banjir.

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir merendam sepanjang jalan Kapuk Muara. Banyak warga yang memilih bertahan di rumah daripada mengungsi.

Beberapa pengendara kendaraan motor roda dua terlihat mendorong motor yang mogok akibat genangan air yang cukup tinggi. Sehingga kendaraan yang akan melintas menjadi kesulitan.

Hujan yang terjadi dalam beberapa hari di wilayah Jakarta Utara juga membuat banjir di permukiman warga Kampung Gusti, Gang Kantong, RT 09 RW 15, Kelurahan Penjagalan , Kecamatan Penjaringan.

Ketua RT 09/15, Aswan (56) mengatakan, banjir yang terjadi di wilayahnya sudah berlangsung selama tiga hari sejak Rabu (17/2/2021).

“Kalau dihitung ini sudah hari ketiga, jadi kemarin sebenarnya sudah turun, terus sekarang sudah naik lagi dari semalam,” ucap Aswan di lokasi pada Jumat (19/2/2021).

Menurut Aswan banjir yang terjadi di wilayahnya tersebut bukan karena intensitas hujan saja, melainkan luapan dari Kali Angke yang lebih tinggi dan tepat di sebelah permukiman warga.

“Ini juga karena luapan kali angke. Karena saya dari RT 8 dan RT 3 ke RT 6 dan RT 9 jalannya ke sini semua airnya. Jadi kadang-kadang orang sudah surut di sini mah belum. Jadi surut belakangan,” ucapnya.

Akibat banjir yang sudah tiga hari terjadi ini. Aswan menuturkan bahwa sekitar 150 rumah warga terkena dampak hingga masuk kedalam rumah. “Yang kena sekitar 150 rumah dan ada sekitar 200 Kepala keluarga di sini,” ucap Aswan. (Editor/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *